Mengenal escrow service

Mengenal escrow service, cara aman bertransaksi jual-beli online

Keberadaan lapak digital yang kian hari kian membludak berefek kepada perilaku konsumen yang juga kemudian semakin praktis. Transaksi digital seringkali menjadi pilihan dalam melakukan jual beli secara daring. Tidak ribet, tidak repot, gampang, dan bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja selagi masih memiliki signal internet walaupun sedikit. Namun kemudahan tersebut juga bukan berarti tanpa resiko. Tidak sedikit kejadian dimana ketika seseorang sudah mentransfer uang, namun barang tidak kunjung sampai. Entah itu memang ditipu, atau memang barang yang tidak pernah sampai padahal sudah dikirimkan.

Dalam kasus ini, penjual tidak mau ganti rugi karena mereka sudah mengirimkan barangnya, dan pembeli merasa ditipu karena telah mentransfer sejumlah uang namun barang yang dibeli tidak pernah sampai. Bagi penjual pemilik lapak-lapak online sekalipun, juga beresiko dengan transfer fiktif. Kemajuan zaman juga membuat orang-orang yang berkepentingan buruk juga me-upgrade skill mereka dalam melakukan tindak kejahatan kriminal.

Disebabkan oleh keprcayaan pembeli yang sering diciderai oleh oknum penipu, ataupun penjual yang sering mendapatkan transfer fiktif karena percaya dengan bukti transfer yang diberikan, kemudian orang-orang mulai mengakali transaksi digital mereka dengan suatu cara yang kini dikenal dengan istilah Escrow Servise (ES).

Bagi mereka yang sudah lama bergelut di transaksi digital mungkin istilah ES ini sudah sangat umum. Entah siapa yang memulai cara ini dan bagaimana mulanya tidak ada informasi valid yang pasti sejauh ini. namun cara transaksi dengan melibatkan ES ini berangkat dari hal yang sama, yaitu rasa tidak percaya pada lawan transaksi di dunia digital.

Dalam bahasa indonesia, escrow service ini dikenal dengan istilah Rekening bersama (RekBer), atau juga sering dibaca eskro. Rekening bersama menjadi pilihan yang paling logis dimana kedua belah pihak pembeli dan penjual mendapat jaminan trust yang sama., escrow service mengalami perkembangan kepada dua bentuk yang sekarang dikenal dengan Two Party Escrow Agreement dan Three Party Escrow Agreement.

Escrow servise (ES) atau rekening bersama (rekber) adalah layanan rekening yang menampung dana transaksi jualan online sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Penyedia layanan rekber bisa siapa saja. Bisa seorang pihak ketiga yang kedua belah pihak dapat dipercaya, atau penyedia layanan rekening bersama. Layanan ini bisa saja bersifat gratis, atau membayar, tergantung dari kesepakatan. Biaya ini biasanya dibebankan kepada pembeli. Layanan ES ini menjamin trust kedua belah pihak dengan sama. Si penjual tidak akan bisa menipu dengan mengirim barang palsu dengan leluasa, sebab uang pembelian tidak langsung mereka terima. Uang tersebut hanya akan mereka terima saat barang sudah sampai ke tangan pembeli.

Begitu juga sebaliknya. Pembeli tidak bisa mengakali penjual dengan berpura-pura sudah mengirimkan uang dengan bukti-bukti palsu yang meyakinkan. Sebab, barang tidak akan dikirm, jika pihak ES belum menkonfirmasi ke penjual bahwa sejumlah uang sudah di transfer dengan nominal yang benar. Dengan begini, kedua belah pihak mendapatkan jaminan rasa aman dan percaya yang sama tanpa harus repot saling curiga.

Namun sebenarnya masalah baru juga busa muncul, sebab bisa saja malah penyedia layanan ES atau pihak ketiga ini yang akan melakukan penipuan dengan melarikan uang transfer. Namun hal ini sangat jarang terjadi karena biasanya baik penjual ataupun pembeli akan menyepakati pihak ketiga yang sama-sama dipercaya. Pihak penyedia layanan ES pun mereka sebenarnya menjalankan bisnis jasa yang mengambil biaya dari jasa mereka, melakukan penipuan sekali atau dua kali tentu akan mematikan usaha mereka. oleh sebab itu dalam metoda Escrow service atau rekening bersama ini hampir tidak ada penipuan. Meskipun begitu, kewaspadaan juga tidak boleh diabaikan demi kerugian dimasa mendatang yang bisa saja terjadi kepada siapa saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*